Dalam Dunia tasawuf, diketahui seseorang yang bernama syibli. selengkapnya: abu bakar dalf bin jahdar as – syibli. orang menyebutnya majnun, alias edan, sinting, nyeleneh.

ia sempat mengenakan celak mata yang dicampur dengan garam, biar dia tidak tertidur di waktu malam. dengan begitu, dia dapat menghidupkan malam dengan shalat – shalat sunnat.

bila tiba bulan ramadhan, hingga dia kian aktif beribadah melebihi orang – orang di masanya. bisa jadi inilah sebagian dari ke – sinting – an syibli. syibli lahir dan juga besar di baghdad.

ia bersahabat dengan junayd al – baghdadi dan juga para ulama di masanya. ia bermazhab maliki. meninggal pada tahun 334 h ataupun 946 meter, dan juga dimakamkan di baghdad.

syibli benar memiliki karamah. dalam kitab syarh ratib al – haddad, dikisahkan kalau syibli menghadiri majlis abu bakar bin mujahid.

memandang syibli tiba, abu bakar bangun dari duduknya, menyambutnya, memeluknya, dan juga mencium keningnya.

sehabis peristiwa itu, abu bakar ditanya oleh salah satu muridnya, ‘duhai guruku, engkau melaksanakan yang demikian kepada syibli? sementara itu, engkau dan juga seluruh penduduk baghdad menganggapnya sinting? ’

abu bakar bin mujahid menanggapi, ‘apa yang saya jalani kepadanya merupakan karna mencontoh yang dicoba rasulullah kepadanya.

saya sempat bermimpi memandang syibli tiba kepada rasulullah. kemudian rasulullah bangun dari duduknya dan juga mencium kening syibli.

kemudian dengan heran saya bertanya kepada rasulullah, ‘duhai rasulullah, engkau berbuat demikian kepada syibli? ’

rasululullah menanggapi, ‘ya begitulah. itu karna orang ini (syibli) sehabis shalat tetap membaca ayat, ‘sungguh telah tiba kepadamu seseorang rasul dari kaummu seorang diri, berat merasa olehnya penderitaanmu, amat menginginkan (keimanan dan juga keselamatan) bagimu, sangat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang – orang mukmin (at – taubah: 128) ’, kemudian dia melanjutkannya dengan membaca shalawat kepadaku sebanyak 3 kali’.

seperti itu buah dari ke – sinting – an syibli.

kamu mau dicium rasulullah? cobalah formula syibli itu. sehabis shalat bacalah ayat itu dan juga lanjutkan dengan membaca shalawat 3 kali.

mudah – mudahan rasulullah berkenan tiba dalam mimpi kita dan juga mencium kening kita.

( sumber: http:// islamudina. com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar